WhatsApp Icon
Antara Hybrid Legitimacy Baznas Sijunjung dan Rumah Gadang yang Hampir Roboh

SIJUNJUNG — Di bawah teduh bagonjong yang mulai uzur, sebuah narasi luhur tentang kepedulian tengah dirajut. Dinding-dinding kayu yang telah lapuk menatap bisu sebuah laku dialogis yang mempertemukan titah agama dengan petuah leluhur. Pada Jumat, 30 Oktober 2026, bertempat di sebuah rumah warga yang bersisian langsung dengan Rumah Gadang Kaum Suku Melayu Nagari Sisawah yang tengah merana, sebuah jalinan pemikiran bertajuk Hybrid Legitimacy lahir sebagai ikhtiar suci di tengah kerinduan akan tegaknya marwah kaum.

Sore itu, pimpinan Basnas Kabupaten Sijunjung yang dihadiri oleh Wakil Ketua 1, Lindo Karsyah, bersama Kepala Pelaksana, Han Aidi Akbar, hadir duduk bersila. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Wali Nagari setempat, Restu Syamsepta, S.Pi, beserta para pemangku adat serta ninik mamak kaum Suku Melayu. Diskusi formal ini laksana simfoni yang dialunkan untuk merespons permohonan bantuan renovasi rumah gadang kaum tersebut yang kian hari kian tergerus waktu.

Dalam bentangan dialog tersebut, ninik mamak kaum mengisahkan riwayat perjuangan yang hampir menemui jalan buntu. Berbagai upaya luhur telah ditempuh, termasuk menggalang dana di kalangan anak kemenakan, namun pundi-pundi yang terkumpul belum jua mencukupi. Adat Minangkabau sejatinya membolehkan menggadaikan harta pusaka demi urusan yang mahatinggi, yakni memperbaiki rumah gadang ketirisan. Namun apa nyana, tiada lagi pusaka yang dapat digadaikan, meninggalkan sang rumah gadang terasing dalam kerapuhannya.

Menanggapi kepedihan komunal tersebut, Baznas Kabupaten Sijunjung mengulurkan gagasan substantif berupa Implementasi Zakat Berbasis Adat. Sebuah strategi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang mengintegrasikan hukum Islam (syarak) dengan struktur hukum serta kebudayaan lokal (adat) yang hidup mapan di tengah masyarakat.

Secara kaidah fikih, Lindo Karsyah menegaskan bahwa dana zakat terikat mutlak pada koridor 8 asnaf, sehingga tidak dapat dialokasikan untuk pembangunan fisik rumah gadang. Kendati demikian, pintu kebajikan tidaklah tertutup. Permohonan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui instrumen infak dan sedekah, sepanjang tata kelola ZIS di lingkungan Kaum Melayu ditunaikan secara mandiri lalu dikolaborasikan bersama Baznas. Konsep ini memenuhi kaidah fikih luhur: di mana ZIS diterima, di sanalah ia dibagikan. Guna memayungi gerakan ini secara legal formal, disepakati urgensi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kaum.

Kehadiran Baznas Sijunjung di tengah kaum Suku Melayu membawa spirit mendalam untuk menyelesaikan persoalan umat dengan memperkokoh kembali rasa berkaum dan bersuku melalui amalan mulia ZIS. Gerakan teologis-kultural ini diyakini mampu mengembalikan eksistensi rumah gadang bukan sekadar sebagai bangunan fisik, melainkan sebagai lambang marwah kaum, kebanggaan kolektif, dan harga diri yang utuh dalam konstelasi kehidupan bernagari.

Bak gayung bersambut, pemikiran bernuansa hybrid legitimacy yang dibawa oleh Baznas ini direspons positif dan penuh takzim oleh Wali Nagari dan segenap ninik mamak. Dalam waktu dekat, para pemangku adat berkomitmen untuk segera duduk bersama melingkar dengan anak kemenakan, menyatukan saf demi menjemput kembali kejayaan kaum di bawah naungan syarak dan adat. **

 

 

30/10/2026 | Kontributor: Lindo Karsyah, S.S, M.IP
Di Surau Tuo Nagari Muaro, Zakat Didendangkan dalam Gema Salawat Dulang

SIJUNJUNG – Malam itu, Surau Babul Hasanah tidak sekadar menjadi dinding-dinding tua. Ia berdenyut. Dari dalam surau yang diterangi lampu listrik, talam-talam dulang berdentum, sahut-menyahut memuji Baginda Nabi. Sabtu malam, 24 Oktober 2026, BAZNAS Kabupaten Sijunjung memilih cara yang paling Minang untuk bersyiar: bukan dengan spanduk, tapi dengan dendang.

Acara Salawat Dulang ini digelar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. BAZNAS sengaja pulang ke surau. Sebab surau, bagi anak Minangkabau, bukanlah sekadar tempat sujud. Surau adalah rahim pertama tempat anak kemenakan belajar mengaji, mengenal adat, dan tahu di mana letak malu dan iman.T ampak hadir dari BAZNAS Kabupaten Sijunjung, Wakil Ketua I Lindo Karsyah dan Wakil Ketua II Mardiwan Arraisi. Keduanya duduk bersila di lantai surau, sama rendah dengan jamaah, sama khusyuk mendengar dentuman dulang.

Yang membuat malam itu berbeda, adalah isi dendangnya. Di antara puji-pujian kepada Rasulullah, para seniman Salawat Dulang menyelipkan syiar zakat. Mereka melagukan zakat sebagai buah dendang. Bait demi bait mereka dendangkan: tentang harta yang harus dibersihkan, tentang hak anak kemenakan yang fakir di dalam kaum, tentang kewajiban mamak terhadap kemenakan yang putus sekolah.

"Harto manumpuak jan sampai lupo, ado hak urang di dalamnyo, zakat dikaluakan untuak kamanakan..." Begitu petikan dendang yang malam itu menggema, membuat beberapa ninik mamak yang hadir mengangguk pelan.

Pendekatan budaya ini bukanlah kebetulan. Ini adalah bagian dari ikhtiar BAZNAS Sijunjung untuk memperkuat dan mempercepat penerapan konsep Hybrid Legitimacy di tanah Minangkabau. Hybrid Legitimacy adalah jalan tengah yang dipilih BAZNAS Sijunjung. Jalan yang tidak mencabut zakat dari akar adat, tapi justru menguatkannya. Dengan konsep ini, masalah kemustahikan anak kemenakan di dalam kaum — baik untuk kebutuhan hidup sehari-hari, biaya pendidikan yang tertunggak, biaya berobat yang tak terbayar, hingga impian akan rumah layak huni — diselesaikan melalui dua legitimasi sekaligus: legitimasi syariah dan legitimasi adat kaum.

Zakat tidak lagi terasa sebagai perintah dari kantor di Muaro. Zakat pulang menjadi kewajiban mamak, menjadi marwah kaum, yang didendangkan di surau-surau. Malam itu, zakat tidak diceramahkan. Zakat didendangkan.

 

 

26/10/2026 | Kontributor: Lindo Karsyah, S.S, M.IP
Silaturahmi Dua Negeri: Kala Sijunjung dan Jambi Merajut Zakat Menjadi Maslahat

JAMBI – Di bawah naungan langit Taman Banjuran Budayo, Kota Jambi, sebuah pertemuan sarat makna terukir pada Sabtu yang teduh, 17 Oktober 2026. Dua lembaga penjaga amanah umat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sijunjung dan Baznas Kota Jambi, duduk bersama dalam sebuah majelis yang tak sekadar bertukar cerita, melainkan melakukan benchmarking dan sharing best practice—sebuah ikhtiar luhur memperkokoh tiang tata kelola kelembagaan dan memijarkan potensi zakat di bumi swarnabhumi.

Langkah kaki delegasi Baznas Kabupaten Sijunjung yang digerakkan oleh Wakil Ketua I Lindo Karsyah, Wakil Ketua II Mardiwan Arraisi, dan Kepala Pelaksana Han Aidi Akbar, disambut hangat oleh sang tuan rumah. Ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Padli, berdampingan dengan Wakil Ketua I Fakhruddin, Wakil Ketua III Sanandar, Wakil Ketua IV Abdul Rahim, serta para amil, menyambut mereka dengan tangan terbuka dan hati yang lapang.

Di sudut Zcorner Kampung Ramadan, tempat pertemuan itu digelar, aroma perubahan begitu pekat terasa. Baznas Kabupaten Sijunjung datang membawa tanya yang mendalam, menelisik rahasia di balik ketangguhan tangan-tangan amil Jambi memeluk dan menempa para pelaku UMKM. Di tempat ini, ikhtiar tidak pernah sia-sia; mereka yang dahulunya adalah mustahik yang menanti uluran tangan, kini pelan namun pasti, bermetamorfosis menjadi jiwa-jiwa mandiri yang berprospek tegak sebagai muzaki.

Keberkahan Kota Jambi pun terpancar dari angka-angka yang berbicara. Hampir Rp 12 miliar dana ZIS berhasil dihimpun dari ketulusan hati para PNS/ASN setempat. Sebuah sistem yang adil dan rapi telah ditegakkan:Bagi para abdi negara berpenghasilan paling rendah Rp 7,6 juta sebulan, tunai sudah kewajiban zakatnya. Sementara bagi yang berada di bawah garis itu, infak satu persen menjadi jembatan berkah yang tak putus dialirkan.

Gerak langkah ini kian benderang karena sang wali kota tak lelah menjemput bola, rajin mengetuk pintu Baznas Pusat demi memboyong berbagai program kemaslahatan ke tanah Jambi.

Tak sekadar datang untuk menimba ilmu, Baznas Kabupaten Sijunjung mengulurkan buah pikir yang mengagumkan. Di hadapan tuan rumah, mereka membentangkan sebentuk konsep bertajuk hybrid legitimacy—sebuah naskah akademik yang menjelma jadi solusi nyata pengentasan kemiskinan dan perwujudan kesejahteraan umat.

Melalui konsep ini, zakat tidak sekadar dibagi, melainkan dikelola dengan kompas yang terarah. Berpijak pada akar budaya yang kuat, masalah kemiskinan para mustahik—yang sejatinya adalah anak kemanakan dalam pelukan kaum—coba disembuhkan dari dalam. Sebuah formula indah yang mengawinkan hukum formal negara dengan kehangatan adat resam, agar tak ada lagi kerabat yang terlantar di tanah sendiri.

Pertemuan di sore itu pun usai, meninggalkan jejak-jejak kolaborasi yang mendalam. Dari Jambi dan Sijunjung, umat diajarkan bahwa di tangan tata kelola yang amanah dan hati yang saling berbagi, zakat akan selalu menemukan jalannya untuk menerangi kegelapan kemiskinan. ***

 

 

18/10/2026 | Kontributor: Lindo Karsyah, S.S, M.IP
Kaum Kampai Nagari Muaro Kembali Berzakat ke Baznas

SIJUNJUNG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung bersama Kaum Kampai Saribu Garang Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, terus memperkokoh keberlanjutan program inovatif berbasis adat dan syariat. Sinergi ini diwujudkan melalui aksi nyata penyerahan zakat pertanian oleh salah seorang anak kemanakan kaum kepada amil BAZNAS, yang diproyeksikan untuk menyelesaikan masalah kemustahikan di internal kaum itu sendiri.

Penyerahan zakat senilai Rp 850.000 ini dilakukan langsung oleh Munaf Saribu Garang kepada amil BAZNAS Kabupaten Sijunjung yang datang menjemput bola pada tanggal 11 Oktober 2026. Momentum khidmat ini berlangsung di sela-sela acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Surau Jabal Nur, sebuah rumah ibadah milik Kaum Kampai Saribu Garang.

Aksi ini menandai penyerahan zakat kedua dari kaum tersebut, sekaligus menjadi bukti keberlanjutan pelaksanaan konsep hybrid legitimacy. Pola kerja sama ini secara harmonis memadukan legitimasi formal-syariah dari BAZNAS dengan legitimasi struktural-adat yang dimiliki oleh pemuka kaum/suku.

Melalui skema hybrid legitimacy, pengelolaan zakat ditekankan pada pola zakat berdampak. Ke depannya, dana zakat yang dihimpun dari anggota Kaum Kampai Saribu Garang akan dialokasikan kembali secara terukur untuk menyelesaikan masalah kemustahikan, keasnafan, serta berbagai persoalan ekonomi-sosial keumatan yang dihadapi oleh anak kemanakan di dalam kaum itu sendiri.

Pola kemitraan berbasis kearifan lokal ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) bagi kaum-kaum lain di Kabupaten Sijunjung. Dengan menggerakkan potensi zakat dari dalam dan disalurkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi internal kaum, pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. **

 

 

 

 

12/10/2026 | Kontributor: Lindo Karsyah, S.S, M.IP
Hybrid Legitimacy Kian Membumi,  Suku Kampai Nagari Muaro Serahkan ZIS Kaum ke Baznas Sijunjung

SIJUNJUNG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung terus melanjutkan inovasi tata kelola zakat berbasis adat dan syarak melalui penerapan konsep hybrid legitimacy. Langkah berkesinambungan ini kembali dibuktikan secara nyata oleh Suku Kampai Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, yang secara resmi menyerahkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kaum senilai Rp1.175.000,- kepada BAZNAS Kabupaten Sijunjung.

Prosesi penyerahan zakat yang sarat akan nilai tradisi ini dilaksanakan di tengah acara adat aqiqah dan berzakat yang bertempat di Rumah Gadang Seribu Garang suku Kampai pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Uang ZIS yang merupakan buah mufakat dari seluruh anggota kaum tersebut diserahkan langsung oleh Malin Suku Kampai, M. Kotik Ajo. Amanah umat ini kemudian diterima oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sijunjung, Mardiwan Arraisi, yang saat itu didampingi oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sijunjung, Han Aidi Akbar.

Momentum sakral ini juga turut disaksikan oleh tokoh agama dan pemuka adat setempat, di antaranya Khalifah Calau Umar SL Tuanku Mudo serta Siak Masjid Istiqamah Muaro, Amir Malin Mudo. Kehadiran para tokoh ini memperkuat legalitas formal (syarak dan negara) serta legalitas kultural (adat) yang menjadi inti dari konsep hybrid legitimacy.

Melalui keberlanjutan komitmen ini, konsep hybrid legitimacy ke depannya akan terus dijalankan secara konsisten. Pendekatan kolaboratif ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk menyelesaikan masalah kemustahikan, kemiskinan, serta berbagai persoalan keumatan lainnya yang dihadapi oleh anak kemenakan di dalam kaum.

09/10/2026 | Kontributor: Lindo Karsyah, S.S, M.IP

Berita Terbaru

BAZNAS  SUMBAR BANTU RLH WARGA KURANG MAMPU BATU BALANG
BAZNAS SUMBAR BANTU RLH WARGA KURANG MAMPU BATU BALANG
Guna membantu warga kurang mampu Baznas Propinsi Sumatera Barat salurkan dana zakat bangunkan Rumah Layak Huni Afrizal di jorong Batu Belang Nagari V Koto kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung, demikian disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sijunjung melalui Waka II Syahril Syahda, SH. didampingi oleh Kepala Amil Pelaksana ( Kapel ) Mery Mulyadi, S.Pd. di Muaro Sijunjung Lebih lanjut Waka Syahril Syahda menjelaskan bahwa penyaluran dana zakat sebesar Rp. 25.000.000,- untuk pembangunan rumah layak huni itu secara simbolik di serahkan langsung ke lokasi rumah Afrizal di Jorong Batu Belang Nagari V Koto oleh Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Asisten II Arry Yuswandi, S.Km. M.Km pada hari Selasa tanggal 18 Maret 2025 Menurut Kapel Mery Mulyadi, S.Pd. pada kesempatan Asisten II. Arry Yuswandi menyampaikan bahwa biaya pembangunan rumah layak huni ini berasal dari Zakat, Infak dan sedekah ( ZIS ) dari masyarakat muslim Propinsi Sumatera Barat yang pada umumnya dari ASN yang dikumpulkan oleh Baznas Sumbar yang antara lain di salurkan untuk masyarakat yang sangat mendesak Sehubungan dengan hal itu Arry Yuswandi minta agar keluarga Afrizal menyukuri atas nikmat yang dikirimkan oleh Gubernur Sumbar ini dan mendoakan agar para Muzaki tentram hidup, bahagia selalu dan selalu berrtambah reskinya Menurut Mery Mulyadi Afrizal yang menerima bantuan rumah layak huni ini adalah warga Jorong Batu Balang Nagari V Koto yang memiliki satu istri dengan 4 orang anak tinggal di rumah yang tidak layak huni dengan sumber mata pencarian sebagai pekerja di kebun kebun masyarakat atau menerima upah dari menjual tenaga dengan pemilik/ladang Kepada Bapak Arry Yuswandi dan Pimpinan BAZNAS Sumbar pada kesempatan itu Afrizal dan istrinya menyampaikan terima kasih mereka, karena berkenan membantu rumah mereka layak huni dan mendo'akan semoga Allah membalasnya dengan yang lebih Selain mendapat bantuan pembangunan rumah layak huni, mereka juga mendapat uang Tunai sebesar Rp. 2.500.000,- dan paket sembako dari Bank Nagari Pusat di Padang ikut hadir dalam acara penyerahan secara simbolis bantuan pembangunan rumah layak huni ( PRLH ) itu Pimpinan BAZNAS Propinsi Sumbar Waka II DR. Busral, Pimpinan Bank Nagari Pusat, Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung Waka II Syahril Syahda, SH.
BERITA19/03/2025 | Syahril Syahda
BAZNAS SIJUNJUNG BANTU BIAYA BEROBAT WARGA KURANG MAMPU
BAZNAS SIJUNJUNG BANTU BIAYA BEROBAT WARGA KURANG MAMPU
Baznas Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat pada hari Sabtu tanggal 15 Maret 2025 menyalurkan dana Zakat sebesar Rp.3.000.000,-(Tiga Juta Rupiah) guna membantu biaya berobat Efan Andesta dari keluarga tidak mampu warga Teratak Melintang jorong Koto Panjang Nagari V Koto kecamatan Koto VII, demikian disampaikan oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung melalui Waka II bidang Penyaluran Syahril Syahda, SH yang didampingi oleh Kepala Amil Pelaksana (Kapel) Mery Mulyadi, S.Pd. Lebih lanjut Kapel Mery Mulyadi menjelaskan bahwa Bantuan biaya berobat itu diserah secara resmi oleh Bupati Sijunjung Beny Dwipa Yuswir, S.STP.M.Si. didampingi oleh Pimpinan Baznas Waka II Syahril Syahda, SH. Kaban Satpol PP dan Damkar Syamsurijal, Camat Koto VII Sangat Satria, Ketua KNPI Aldo Yenicoal, S.Pd. Wali Nagari V Koto Adrius dan sejumlah tokoh masyarakat setempat Bupati Beny Dwipa Yuswir pada kesempatan itu menyampaikan bahwa Bantuan Baznas yang berasal dari pengumpulan zakat di daerah ini yang lebih banyak dari ASN itu sebagian di gunakan untuk meringankan beban warga kurang mampu termasuk dalam hal membantu biaya berobat Diharapkan dengan adanya bantuan dari Baznas ini agar dapat dilancarkan usaha kegiatan berobat Efan Andesta, dan kita do'akan semoga segera diberikan kesembuhan oleh Allah yang maha kuasa sehingga segera dapat melanjutkan studinya Orang tua Efan Andesta Adi Afrianto (44 Thn) dan Titis Maryanti (38 thn) menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pimpinan Baznas yang telah datang langsung menyilau anak kami sekaligus memberikan bantuan yang sangat kami perlukan untuk kelanjutan berobat anak kami sampai dia pulih seperti semula, dan kami do'akan semoga Allah membalasnya dengan yang baik atas kehadiran dan bantuanya Efan Andesta siswa kelas VIII MTS Muhamadiyah Koto Panjang pada tanggal 20 Februari 2025 mengalami kecelakaan tabrakan motornya dengan Mobil L.300 milik Warga Tanjung Bonai Aur kecamatan Sumpur Kudus sehingga mengalami retak tengkorak kepalanya dan menderita koma selama 6 hari di Rumah Sakit Yossudarso Padang, dimana setelah operasi penghisapan darah di kepala akan melanjutkan operasi perapian tulang kepala dan beberapa kali kontrol di Rumah Sakit Yossudarso Padang yang masih memerlukan biaya yg cukup banyak, tambah Mery Mulyadi
BERITA16/03/2025 | Syahril Syahda
BAZNAS KABUPATEN SIJUNJUNG SALURKAN BANTUAN BIDANG KESEHATAN
BAZNAS KABUPATEN SIJUNJUNG SALURKAN BANTUAN BIDANG KESEHATAN
BAZNAS Kabupaten Sijunjung salurkan bantuan bidang Kesehatan kepada mustahik pada hari Jumat, tanggal 14 Maret 2025. Penyaluran tersebut berupa pembayaran tunggakan Premi BPJS Kesehatan, bantuan biaya pendamping berobat, dan bantuan transportasi berobat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh staf bagian Pendistribusian Sasa Putri, SH secara tunai. Bantuan pembayaran tunggakan premi BPJS Kesehatan diberikan kepada mustahik yang mengalami ketidakmampuan secara finansial untuk melunasi tunggakan premi BPJS Kesehatan yang tertunggak. Pada hari ini disalurkan bantuan pembayaran tunggakan premi BPJS Kesehatan kepada mustahik an. Suherman warga Jorong Koto Panjang, Nagari Limo Koto sebesar Rp. Rp. 3.293.000,- an. Ismail warga Jorong Mangkudu Kodok, Nagari Limo Koto sebesar Rp. 3.052.500,- an. Karisa Yulia Putri warga Jorong Rantau Jambu. Nagari Koto Tuo sebesar Rp. 3.738.000,-. Selanjutnya, bantuan biaya pendamping berobat diberikan kepada seseorang yang menjaga/menunggui mustahik yang sedang rawat inap dan membutuhkan biaya untuk memenuhi kebutuhannya selama menjaga/menunggui mustahik yang dirawat inap. Pada hari ini disalurkan bantuan biaya pendamping berobat kepada ibu kandung mustahik an. Naila Muazza Ulfa warga Jorong Tapian Diaro, Nagari Sijunjung sebesar Rp. 1.000.000,- Terakhir bantuan biaya transportasi berobat diberikan kepada mustahik yang membutuhkan biaya transportasi untuk berobat (konsul). Pada hari ini disalurkan bantuan transportasi untuk berobat kepada mustahik an. Aninda Putri Rahmadani, M warga Jorong Tapian Diaro, Nagari Sijunjung sebesar Rp. 2.000.000,-
BERITA14/03/2025 | Humas BAZNAS Sijunjung
BAZNAS SIJUNJUNG SANTUNI KORBAN KEBAKARAN DI PADANG LAWEH
BAZNAS SIJUNJUNG SANTUNI KORBAN KEBAKARAN DI PADANG LAWEH
Guna meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana BAZNAS Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat menyalurkan dana Zakat menyantuni korban bencana kebakaran rumah di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII, demikian di sampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten melalui Waka II bidang Penyaluran Syahril Syahda, SH. yang didampingi oleh Kapala Amil Pelaksana Mery Mulyadi, S.Pd.di Muaro Sijunjung Lebih lanjut dijelaskan oleh Kapel Mery Mulyadi, S.Pd. bahwa 2 KK korban bencana kebakaran rumah yang terjadi pada Minggu malam tanggal 9 Maret 2025 itu adalah warga Jorong Koto Nagari Padang Laweh yaitu Mon Firdausi dan Riswan Joni Santunan yang berupa uang tunai masing-masing Rp.500.000,- di tambah satu paket sembako tersebut diserahkan oleh Bupati Sijunjung Beny Dwipa Yuswir, S.STP.M.Si. dan Waka II Syahril Syahda, SH. pada saat Bupati Sijunjung melakukan peninjauan lapangan korban bencana kebakaran pada hari Rabu tanggal 12 Maret 2025 Bupati Sijunjung Beny Dwipa Yuswir, S.STP. M.Si. pada kesempatan itu juga menyerahkan bantuan bencana dari Dinas Sosial berupa kasur, tenda, pakaian, peralatan rumah tangga dan juga diserahkan bantuan dari PMI oleh Ny. Nedia Fitri Beny sebagai Ketua PMI Kabupaten Sijunjung Bupati Beny Dwipa Yuswir pada kesempatan itu antara lain menyampaikan bahwa kehadirannya bersama rombongan adalah merupakan bentuk kepedulian Pemda Kabupaten Sijunjung kepada masyarakat yang tertimpa bencana dan berusaha memberikan bantuan guna dapat meringankan beban korban bencana Dibahagian lain Bupati Beny meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaannya dalam menghadapi bencana apapun, sehingga akan dapat mengurangi risiko korban yang lebih banyak Riswan Joni salah seorang dari korban bencana kebakaran itu menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Bapak Bupati beserta rombongan, dan sekaligus memberikan bantuan yang memang sangat kami butuhkan saat ini setelah kami ditimpa bencana ini, kami berharap agar tidak terjadi lagi bencana seperti ini di masa datang Dalam kegiatan peninjauan kelokasi bencana kebakaran ini Bupati Sijunjung yang didampingi Ketua PMI Ny. Nedia Fitri Beny, Kalaksa BPBD Hendri Caniago, Kasat Pol PP dan Damkar Syamsurijal, Kadis Sosial Yofritas, ST. MT., Kadisdukcapil Fery Ansori, Ka. DPMN Joni Antonius, Kabag PBJ Defri Antoni, Waka II Baznas Syahril Syahda, SH., Camat Koto VII Fery Satria, Wali Nagari Padang Laweh Jouherman, dan Wali Nagari Padang Laweh Selatan Fery Perfian
BERITA12/03/2025 | Syahril Syahda
KEGIATAN TADARUS AL-QURAN BAZNAS KABUPATEN SIJUNJUNG DI MINGGU KEDUA RAMADHAN
KEGIATAN TADARUS AL-QURAN BAZNAS KABUPATEN SIJUNJUNG DI MINGGU KEDUA RAMADHAN
Guna terus menjaga istiqomah dalam beribadah, BAZNAS Kabupaten Sijunjung kembali melanjutkan kegiatan rutin di bulan Ramadhan yaitu Tadarus Al-Quran. Kegiatan ini dilanjutkan di hari pertama pada minggu kedua puasa Ramadhan Senin, 10 Maret 2025 setelah sebelumnya sudah melaksanakan Tadarus Al-Quran pada minggu pertama puasa yang dimulai pada tanggal 3 Maret 2025 sd. 7 Maret 2025 (lima hari kerja berturut-turut). Pelaksanaan kegiatan ini mengikuti tata tertib sebelumnya yaitu dimulai pada pukul 08.00 WIB bertempat di ruang rapat kantor BAZNAS Kabupaten Sijunjung yang diikuti oleh Pimpinan dan seluruh Amil Pelaksana yang tidak berhalangan untuk memegang Alqur'an ( Wanita lagi datang haid/ bulan) dan dilaksanakan secara bergantian. Menurut Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sijunjung, H. Syahril, SH yang didampingi oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sijunjung Meri Muliadi, S.Pd, pada minggu kedua ini sudah banyak kemajuan pada amil pelaksana dalam membaca Al- Quran, khususnya pada Amil Pelaksana yang pada minggu awal puasa masih terbata-bata dalam membaca Al-Quran, pada hari ini sudah mulai lancar dan mulai memahami serta menerapkan hukum tajwid. Lebih lanjut di jelaskan oleh Kepala Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sijunjung, Meri Muladi, S.Pd. melaluui kegiatan Tadarus Al-Quran ini, diharapkan mampu menjadi kebiasaan baik yang dapat diterapkan masing-masing pribadi sehingga meskipun nantinya bulan Ramadhan sudah berlalu, kegiatan Tadarus Al-Quran tetap dilanjutkan baik dilakukan setelah sholat maupun diwaktu luang yang dimiliki. Salah satu Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sijunjung, Gusyulianti kembali mengungkapkan rasa syukurnya dengan pelaksanaan kegiatan Tadarus Al-Quran ini. Walaupun ia tidak sehari penuh bisa belajar membaca Al-Quran di kantor, namun setiap harinya ia mampu menunjukkan adanya perubahan pada kemampuannya dalam membaca Al-Quran. Lebih lanjut, menurut Gusyulianti selain dikantor, ia juga belajar membaca Al-Quran dirumah.
BERITA11/03/2025 | Humas BAZNAS Sijunjung
PIMPINAN BAZNAS SIJUNJUNG LAKSANAKAN KUNJUNGAN SILATURRAHMI KE KANTOR KEMENAG
PIMPINAN BAZNAS SIJUNJUNG LAKSANAKAN KUNJUNGAN SILATURRAHMI KE KANTOR KEMENAG
Dalam rangka meningkatkan hubungan silaturahmi dan kerja sama yang baik dalam pengolahan zakat Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat pada hari Senen melaksanakan kunjungan Silaturrahmi ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung di Muaro Sijunjung, demikian disampaikan oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung melalui Waka II Syahril Syahda, SH. Rombongan Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung yang dipimpin oleh Waka I H. Darmawan, SH. yang beraggotakan Waka II Syahril Syahda, SH. dan amil pelaksana Han Aidi Akbar, A.Md. di Kantor Kemenag disambut hangat oleh Kepala Kantor Kemenag yang baru Okto Verisman, S.Ag.MA. yang didampingi oleh Kasubag.TU. H. Samsidir, M.Pd. Kasie Penyelenggara Zakat dan Wakaf Joharudin, SE.MM. dan Nori Bahar, S.Hi.,MH. Penyuluh Agama Fungsional Kepala Kantor Kemenag. Kabupaten Sijunjung Okto Verisman, S.Ag. MA. pada kesempatan itu dalam sambutannya menyambut baik dan berterima kasih atas kunjungan silatturahmi pimpinan Baznas, karena dengan kegiatan ini dapat dijalin kerjasama yang baik dalam hal pelaksanaan pengelolaan Zakat, Imfak dan sedekah ( ZIS ) didaerah Kabupaten Sijunjung Dibahagian lain Kakan Kemenag juga meminta agar pengelolaan ZIS akan terjadi Mutasi Data, dimana data para mustahik ( penerima manfaat Zakat) secara berangsur berkurang dan data Muzaki ( Pembayar Zakat ) secara berangsur angsur pula makin bertambah, sehingga kegiatan pemberantasan kemiskinan melalui Baznas benar benar dapat di wujudkan di masa datang Untuk meningkatkan angka pengumpulan zakat di Baznas Kabupaten Sijunjung Kakan Okto Verisman mengajak agar diadakan sosialisasi Zakat ke kemasyarakat luas dengan melibatkan Pemerintahan Daerah, MUI. Kemenag dan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berpengaruh dan jadi ikutan di tengah tengah masyarakat, sehingga masyarakat makin faham tentang pengelolaan ZIS di daerah ini yang pada gilirannya masyarakat akan mendukung penuh pengelolaan ZIS yang dilaksanakan oleh Baznas Kabupaten Sijunjung Sebelumnya Pimpinan Baznas Waka I H. Darmawan, SH. telah menyampaikan gambaran tentang kegiatan Baznas Kabupaten Sijunjung selama ini, dimana dalam pengelolaan keuangan Baznas Kabupaten Sijunjung termasuk terbaik di Propinsi Sumatera Barat, tapi di bidang pengumpulan ZIS hasilnya belum lagi menggembirakan kita jika dibadingkan dengan penggumpulan 18 Baznas Kab/Ko yang ada di Propinsi Sumatera Barat, melalui kunjungan silaturrahmi ini Pimpinan Baznas mengharapkan dukungan dan kerja sama dari Kantor Kementerian Agama dalam pengelolaan ZIS di daerah Kabupaten Sijunjung Pertemuan Silaturrahmi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban yang dilengkapi pula dengan candaan diskusi ringan itu diakhiri dengan saling bermaafan dan poto bersama
BERITA10/03/2025 | Syahril Syahda
BAZNAS KABUPATEN SIJUNJUNG LAKSANAKAN APEL PAGI
BAZNAS KABUPATEN SIJUNJUNG LAKSANAKAN APEL PAGI
Guna menjaga kedisplinan kerja, amil pelaksana BAZNAS Kabupaten Sijunjung laksanakan apel pagi pada hari Senin tanggal 17 Februari 2025. Apel tersebut dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sijunjung H. Hidayatullah, Lc. MA, didampingi oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sijunjung Meri Muliadi, S.Pd. Pada apel tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Sijunjung, H. Hidayatullah, Lc. MA menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan apel pagi karena hal ini dapat menjaga kedisiplinan kerja dari amil pelaksana itu sendiri. Selain itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sijunjung tersebut juga menyampaikan pentingnya menjaga kerjasama tim dalam bekerja. Menurut Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sijunjung, Meri Muliadi, S.Pd bahwa kegiatan apel ini selanjutnya akan terus dilaksanakan setiap hari Senin setiap minggunya. Lebih lanjut, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sijunjung tersebut juga menyampaikan rasa syukurnya bahwa pelaksanaan apel pagi ini dapat dihadiri oleh seluruh amil pelaksana dan berharap agar pelaksanaan apel pagi ini konsisten dilaksanakan. Setelah menyampaikan amanat pagi, apel kemudian diakhiri dengan pembacaan doa pagi yang dibacakan oleh Amil Pelaksana Agung Pratama, S.Sos. Pembacaan doa pagi nantinya dilakukan secara bergantian oleh masing-masing Amil Pelaksana.
BERITA06/03/2025 | Humas BAZNAS Sijunjung
MERIAHKAN RAMADHAN BAZNAS SIJUNJUNG LAKSANAAN TADARUS ALQUR'AN
MERIAHKAN RAMADHAN BAZNAS SIJUNJUNG LAKSANAAN TADARUS ALQUR'AN
Guna memeriahkan pelaksanaan ibadah bulan Ramadan tahun 1446 H/ 2025 Baznas Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Tadarus Alqur'an ( Membaca Alqur'an secara bergantian), demikian disampaikan oleh Waka II Baznas Kabupaten Sijunjung Syahril Syahda, SH. didampingi oleh Kepala Amil Pelaksana Mery Mulyadi, S.Pd.di Muaro Sijunjung Menurut Waka II Syahril Syahda, SH. kegiatan tadarusan yang dilaksanakan di ruang Rapat Baznas Kabupaten Sijunjung setiap pagi dihari kerja selama bulan ramadhan 1446 H/ 2025 M itu diikuti oleh Pimpinan dan seluruh Amil Pelaksana yang tidak berhalangan untuk memegang Alqur'an ( Wanita lagi datang haid/ bulan) Lebih lanjut di jelaskan oleh Kepala Amil Pelaksana ( Kapel ) Mery Muladi, S.Pd. bahwa dalam kegiatan radarus Alqur'an yang direncanakan dilaksanakan sebulan penuh di bulan ramadhan 1446 H/ 2025 M itu selain membaca Alqur'an secara bergantian nantinya juga akan diselang selingi dengan kegiatan penyampaian tausyaih memahami isi kandungan Alqur'an dan perbaikan bacaan Alqur'an bagi amil pelaksana yang masih belum lancar/belum faham tentang tajwid membaca Alqur'an yang akan disampaikan tausyiahnya dan dibimbing bacaan Alqur'annya oleh Pimpinan Dalam beberapa hari pelaksanaan tadarusan yang telah di mulai sejak Senen tanggal 3 Maret 2025/ hari ketiga bulan ramadan ternyata kegiatan ini dapat memancing minat Pimpinan dan amil pelaksana untuk mengikuti kegiatan yang bernuansya ibadah ini, terutama bagi amil pelaksana yang masih terbata bata membaca Alqur'an dan juga bagi mereka yang berminat menambah ilmunya dalam memahami isi dan kandungan Alqur'an Amil pelaksana Han Aidi Akbar, A.Md. menyampaikan kegiatan tadarusan Alqur'an yang langsung dipimpin oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung ini sungguh banyak memberi manfaat kepada kami amil pelaksana, terutama dalam memahami isi kandungan Alqur'an untuk kita pedomani dan amalkan dalam kehidupan sehari hari Sementara itu amil pelaksana Gusyulianti merasa berterima kasih kepada Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung atas adanya kebijakan melaksanakan Tadarus Alqur'an setiap pagi selama bulan ramadhan, karena dengan kegiatan yang bernilai positif ini kami mendapat bimbingan dari pimpinan dalam hal membaca Alqur'an dengan baik, sehingga kami dapat dapat menambah pengetahuan kami dalam membaca sekaligus memahami isi dan kandungan Alqur'an, yang sudah barang tentu sangat bermanfaat bagi kami di masa datang
BERITA05/03/2025 | Syahril Syahda
BAZNAS SIJUNJUNG TETAPKAN 45 RIBU RUPIAH NILAI KONVENSI ZAKAT PITRAH PALING TINGGI
BAZNAS SIJUNJUNG TETAPKAN 45 RIBU RUPIAH NILAI KONVENSI ZAKAT PITRAH PALING TINGGI
Baznas Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat menetapkan nilai konvensi Zakat Fitrah tahun 1446 H /2025 M paling tinggi dengan kwalitas beras terbaik untuk wilayah Kabupaten Sijunjung senilai 45 ribu rupiah, demikian disampaikan oleh Ketua Baznas Kabupaten Sijunjung H. Hidayatullah, Lc. MA. yang didampingi oleh Waka I H. Darmawan,SH. dan Waka II Syahril Syahda, SH. di Muaro Sijunjung Menurut Waka II Syahril Syahda, SH. penetapan nilai konvensi zakat fitrah dengan nilai rupiah itu setelah Baznas Kabupaten Sijunjung melaksanakan Rapat Koordinasi dengan Dinas dan organisasi terkait pada hari Selasa tanggal 4 Maret 2025 bertempat di Kantor Baznas Kabupaten Sijunjung di Muaro Sijunjung yang dihadiri oleh Yoni Hendra, S.Ag.M.Pd ( MUI ) Joharudin, SE.MM. ( Kasei Zawa Kantor Kementrian Agama ), Amrizal, S.Ag. M.Pd. ( Bagian Kesra) Syafrizal ( Kabid Perdagangan Disperinkop UKM) yang di pimpin oleh Ketua Baznas H.Hidayatullah, Lc.MA. didampingi oleh Waka I H. Darmawan, SH. dan Waka II Syahril Syahda, SH. dan amil pelaksana Nurhalimah Zakiah, SE. dan Agung Pratama, S. Sos. Rapat koordinasi telah mensepakati bahwa Zakat Fitrah adalah sebesar 2,5 Kg atau 3,5 liter beras makanan pokok per jiwa dan apabila di konvensi ke mata urang rupiah maka di sepakati Katagori I beras Premiun dengan harga pasar sebesar Rp. 18.000,- ( Delapan belas ribu rupiah ) per Kg maka nilai konvensi Zakat Fitrah senilai Rp. 45.000,- ( Empat puluh lima ribu rupiah ), Katagori II beras kampung dengan harga pasar Rp. 16.000,-(Enam belas ribu rupiah) per Kg, maka nilai konvensi zakat fitrah senilai Rp. 40.000,- ( Empat Puluh Ribu rupiah ) dan katagori III beras Dolog bersubsidi dengan harga pasar Rp. 13.100,- (Tiga belas ribu seratus rupiah) per Kg, maka nilai konvensi Zakat Fitrah senilai Rp. 33.000,- ( Tiga puluh tiga ribu rupiah) Selain menetapkan nilai konvensi Zakat Fitrah rapat koordinasi itu menetapkan juga besaran pembayaran Fidyah yaitu senilai Rp. 40.000,-(empat puluh ribu rupiah) perjiwa perhari Penetapan nilai konvensi rupiah Zakat Fitrah ini hanyalah sebagai pedoman umum bagi masyarakat Kabupaten Sijunjung yang akan membayar Zakat Fitrah pada bulan ramadhan tahun 1446 H/ 2025 M. ini, dan sebenarnya Zakat Fitrah yang akan di tunaikan itu sesuaikan denga kwalitas beras yang menjadi bahan makanan sehari-hari bagi yang bersangkutan, tambah syahril syahda,SH.
BERITA04/03/2025 | Syahril Syahda
SAMBUT RAMADHAN, BAZNAS SIJUNJUNG LAKSANAKAN TAUSIYAH
SAMBUT RAMADHAN, BAZNAS SIJUNJUNG LAKSANAKAN TAUSIYAH
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H BAZNAS Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat melaksanakan Tausiyah dan makan bersama di Kantor Baznas di Muaro Sijunjung pada hari Jum'at tanggal 28 Februari 2025, demikian disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sijunjung melalui Waka II Syahril Syahda, SH. didampingi Kepala Pelaksana Mery Mulyadi, S.Pd. Ketua Baznas Kabupaten Sijunjung H. Hidayatullah, Lc. MA. Sekaligus sebagai penceramah dalam ceramahnya menyampaikan bahwa Ibadah Ramadhan merupakan kegiatan melatih diri untuk meningkatkan kebaikan bagi orang yang beriman Melalui ibadah ramadhan kita tingkatkan keimanan, kita tingkatkan pelaksanaan ibadah, kita tingkatkan rasa kekeluargaan kita tingkatkan rasa solidaritas sesama manusia dan kita tingkatkan pula disiplin diri kita Dikatakan oleh Buya Hidayatullah bahwa dalam kita melaksanakan tugas pengelolaan di daerah ini kita perlu menerapkan nilai nilai kebaikan yang kita peroleh dari pelaksanaan ibadah ramadhan tersebut, baik dalam kita melaksanakan tugas pengelolaan di daerah ini kita perlu menerapkan nilai kebaikan yang kita peroleh dari pelaksanaan ibadah ramadhan tersebut, baik dalam kita menjalankan tugas melayani para Muzaki dengan berbagai pelayanan yg prima, maupun dalam kita melayani para mustahik dalam memenuhi kebutuhannya guna meningkatkan kesejahteraannya, sekaligus juga dalam keuangan secara zakat profesional dan akuntabel Buya Hidayatullah Sebelumnya telah disampaikan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kapel Mery Mulyadi dan pembacaan do'a oleh Waka I H. Darmawan, SH. Kegiatan tausiyah menyambut bulan suci ramadhan dilingkungan BAZNAS Kabupaten Sijunjung yang berlangsung dalam suasana penuh rasa kekeluargaan itu, selain dihadiri secara lengkap oleh Pimpinan dan Amil Pelaksana juga didampingi oleh Kasie Pendais Kementrian Agama Kabupaten Sijunjung Yoni Hendra, S.Ag.M.Pd dan juga dari LVRI sebagai tetangga di lingkungan kantor Baznas Kabupaten Sijunjung Seusai acara makan bersama, acara tausiyah itu diakhiri dengan kegiatan bersalaman dan Poto bersama
BERITA28/02/2025 | Syahril Syahda
BAZNAS Sijunjung Terjunkan Tim Tanggap Bencana untuk Bantu Korban Banjir
BAZNAS Sijunjung Terjunkan Tim Tanggap Bencana untuk Bantu Korban Banjir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung menurunkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana untuk memberikan bantuan langsung kepada warga yang terdampak banjir di Kenagarian Sijunjung. Tim tersebut diterjunkan ke beberapa titik yang mengalami dampak paling parah, seperti Jorong Padang Ranah, Jorong Tapian Diaro, Jorong Pudak, dan Jorong Tanah Bato. Tim BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan berupa paket makanan kepada para korban, tetapi juga membantu proses evakuasi barang-barang warga serta melakukan pembersihan rumah dan masjid yang terdampak banjir. Langkah ini dilakukan guna meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah. Kepala BAZNAS Kabupaten Sijunjung menyatakan bahwa BAZNAS Kabupaten Sijunjung akan memberikan bantuan bagi rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir. Selain itu, pihaknya juga menyoroti kerusakan fasilitas umum, seperti jembatan gantung di Jorong Tanah Bato, yang terdampak cukup parah. Banjir yang melanda wilayah tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi bagi warga setempat. Banyak masyarakat yang kehilangan sumber penghidupan akibat dampak banjir yang melumpuhkan aktivitas sehari-hari. Ke depan, diharapkan ada upaya bersama dari pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak untuk melakukan langkah-langkah mitigasi guna mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang. Selain itu, bantuan dan pemulihan bagi korban diharapkan dapat segera terealisasi agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
BERITA27/02/2025 | Tanta Santana
MELALUI BEA SISWA SANASSIB, BAZNAS SIJUNJUNG BANTU BIAYA PENDIDIKAN 55 WARGA TIDAK MAMPU
MELALUI BEA SISWA SANASSIB, BAZNAS SIJUNJUNG BANTU BIAYA PENDIDIKAN 55 WARGA TIDAK MAMPU
Guna membantu biaya pendidikan 55 orang generasi muda Kabupaten Sijunjung dari keluarga tidak mampu yang tengah menjadi santri di Pesantren dan kuliah di berbagai Perguruan tinggi, Baznas Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat telah menyalurkan Dana Zakat memberikan Bea Siswa SANASSIB sejak Tahun 2023, demikian disampaikan ole Ketua Baznas Kabupaten Sijunjung yang didampingi oleh Waka II bidang penyaluran Syahril Syahda, SH. dan Amil Pelaksana Han Aidi Akbar, A.Md. di Muaro Sijunjung Menurut Waka II Bidang penyaluran Syahril Syahda, SH. 55 orang generasi muda Kabupaten Sijunjung dari keluarga tidak mapu yang menerima bea Siswa SANASSIB itu terdiri dari tahap pertama yang telah menerima bea siswa sejak Juli 2023 sebanyak 19 orang yaitu 12 orang dari Mahasiswa dan 7 orang dari Pesantren dan pada tahap kedua Mulai Januari 2025 sejumlah 36 orang yang terdiri dari 15 orang Mahasiswa dan 11 orang santri Sementera itu menjelaskan lebih lanjut Amil Pelaksana Baznas Kabupaten Sijunjung Han Aidi Akbar, A.Md. bahwa Bea Siswa SANASSIB itu adalah Bea Siswa SATU NAGARI SATU SARJANA SATU SANTRI BINAAN BAZNAS, yaitu program kegiatan Baznas Kabupaten Sijunjung untuk membantu biaya pendidikan satu orang Calon Sarjana bidang Agama dan Satu orang santri dari Pesantren di setiap nagari sebagai kader Ulama dan kader pengelola Zakat di masa datang Kepada mahasiswa dan santri yang telah lulus mengikuti seleksi yang kami laksana di Baznas Kabupaten Sijunjung, kami berikan bea siswa setiap bulannya sebesar Rp. 750.000,-per orang baik untuk mahasiswa maupun untuk santri sampai mereka menamatkan pendidikan pada priode yang sedang mereka ikuti, kalau mereka Mahasiswa di biayai sampai Sarjana, kalau mereka santri dibiayai sampai mereka menamatkan pendidikannya di tingkat SLTP atau tingkat SLTA di pesantren tempat mereka menuntut ilmu tersebut 55 orang generasi muda Kabupaten Sijunjung dari keluarga tidak mampu penerima Bea Siswa SANASSIB tahap I dari Bulan Juli 2023 dan tahap II dari Bulan Januari 2025 itu tersebar di nagari-nagari dan kecamatan yang ada di Kabupaten Sijunjung tambah Han Aidi Akbar, A.Md. Fahrul Zikry Warga Koto Baru Kecamatan IV Nagari yang kuliah UIN Imam Bonjol Padang dan Riskya Anaya Syafaroh Warga Kunangan Parik Rantang Kecamatan Kamang Baru Santri Ponpes Al-inayah Rimbo Bujang Jambi yaitu Mhasiswa dan santri penerima SANASSIB tahap I bersyukur kepada Allah dan berterima kasih Kepada Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung yang telah memberikan bea siswa SANASSIB kepada mereka, sehingga dengan adanya bea siswa ini dapat meringan beban biaya pendidikan orang tua mereka dan memberikan harapan kepada mereka untuk dapat menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan waktunya Sementara itu Atika Sukma warga Nagari Pematang Panjang Kecamatan Sijunjung Mahasiswa UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi dan Rahmat Fauzan Warga Nagari Tamparungo Kecamatan Sumpur Kudus santri Ponpes Darul Ulum Tigo Jangko Tanah Datar mereka merasa sangat terbantu dalam menyelesaikan program studi mereka dalam rangka menggapai cita citanya untuk menjadi orang yang berguna bagi Orang Tua, Agama dan bangsa dan Negara di masa depan, dan berharap agar Baznas Kabupaten Sijunjung agar tetap melanjutkan program Bea Siswa SANASSIB ini di masa datang , sehingga akan lebih banyak generasi muda Kabupaten Sijunjung dari keluarga yang tidak mampu dapat terbantu menyelesaikan pendidikannya Mereka para santri dan mahasiswa tersebut berdoa agar makin banyak warga Kabupaten Sijunjung yang terketuk hatinya untuk mengeluarkan Zakat, Infak dan sedekah (ZIS) mereka dan menyerahkan kepada Baznas Kabupaten Sijunjung, sehingga makin banyak penggumpulan Baznas dan makin banyak program Baznas untuk membantu keluarga miskin dan kurang mampu di daerah ini
BERITA26/02/2025 | Syahril Syahda
KAPER BKKBN SUMBAR RESMIKAN PEMAKAIAN RUMAH RENOVASI BANTUAN BAZNAS SIJUNJUNG
KAPER BKKBN SUMBAR RESMIKAN PEMAKAIAN RUMAH RENOVASI BANTUAN BAZNAS SIJUNJUNG
Kepala Perwakilan ( Kaper ) BKKBN Propinsi Sumatera Barat Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si. pada hari Selasa tanggal 18 Februari 2025 meresmikan pemakaian rumah Renovasi Bantuan Baznas Kabupaten Sijunjung milik keluarga yang memiliki anak beresiko Stunting di Jorong Kalumpang Nagari Pematang Panjang Kecamatan Sijunjung Peresmian pemakaian Rumah yang direnovasi dengan biaya Bantuan Baznas Kabupaten Sijunjung itu di tandai dengan pengguntingan Pita oleh Kaper BKKBN Sumbar dan pelaksanaan pengguntingan pitanya diserahkan kepada Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung Waka II bidang penyaluran Syahril Syahda, SH. sebagai pemberi bantuan biaya renovasi yang di saksikan oleh Staf Ahli Bupati drg. Izwandra, Kadis Kesehatan Ir. Yan Ripaldi, Kadis PPKB Roni Satria, S.STP. M.Si. Sekretaris Dinas PPKB Hendri Nurka, S.Sos. M.Si. Unsur Forkopincam dan Wali Nagari Pematang Panjang Mulyadi, S.Pd. Menurut Kepala Amil Pelaksana Baznas Kabupaten Sijunjung Mery Mulyadi, S.Pd. rumah yang direnovasi dengan biaya bantuan Baznas sebesar Rp, 10 Juta tersebut adalah merumah milik Reveldi dan Yulia Septiana yang memiliki anak beresiko Stunting Dwiki Arya Wijaya ( 2 tahun ) yang selama ini menempati kedai kecil tidak ada WC dan lantai tanah beralaskan papan yang tidak memenuhi syarat kesehatan untuk anak yang beresiko stunting tersebut Atas usulan Wali Nagari Pematang Panjang Mulyadi, S.Pd. dan Dinas PPKB kepada keluarga yang berstatus kurang mampu itu Baznas Salurkan dana zakat sebesar Rp. 10 Juta untuk memperbaiki rumah nya yang sedang terbengkalai untuk dapat ditempatinya , sehingga dapat lebih dijaga kesehatan anaknya yang beresiko stunting ersebut Menurut Sekretaris Dinas PPKB Hendri Nurka, S.SOS.M.Si.kehadiran Kaper BKKBN Propinsi Sumatera Barat di Kabupaten Sijunjung selain meresmikan pemakaian rumah yang sudah di renovasi tersebut adalah dalam kunjungan kerja memonitor kegiatan Pelayanan KB Massal Gratis dalam rangkahari Jadi Kabupaten Sijunjung ke 76 di Pustu Nagari Pematang Panjang yang dilaksanakan oleh Dinas PPKB berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Baznas, Pemerintah Kecamatan Sijunjung dan Pemerintah Nagari Pematang Panjang Dalam kegiatan pelayanan KB massal Gratis itu berhasil di layani 46 Pus dengan menggunakan Implan dan IUD dan pada kesempatan itu juga Kaper BKKBN menyerahkan Piagam Penghargaan dari Dinas PPKB kepada ayah pengasuh anak terbaik Seprianto warga Jorong Koman Kaciak Nagari Pematang Panjang Sebelumnya pada saat peninjauan pelaksanaan Pelayaan KB Massal Gratis telah menyampaikan laporan kegiatan Kadis PPKB Roni Satria .S.STP. M.Si. dan sambutan dari Staf Ahli Bupati drg. Izwandra dan Sambutan dari Kaper BKKBN Propinsi Sumatera Barat Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si. yang pada dasar mengapresiasi kegiatan Pembangunan Keluarga sejahtera di daerah ini dengan berkolaborasi dengan baik Pemda dengan berbagai pihak termasuk Baznas Kabupaten Sijunjung Yulia Septiana Warga Jorong Kalumpang Nagari Pematang Panjang keluarga kurang mampu yang memiliki anak beresiko Stunting menyampaikan rasa bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada Pemda dan Baznas serta semua pihak yantelah memperhatikan keadaan kami dan telah merenovasi rumah kami yang terbengkalai sehingga dapat kami tempati dan meningkat pemeliharaan kesehatan anak dan keluarga kami di masa datang Acara Pelayanan KB Massal Gratis dan peresmian rumah renovasi bantuan Baznas yang ikut dihadiri oleh PPLKB, Kader KB dan Kader Kesehatan dan berlangsung dalam suasana ceria tersebut diakhiri dengan makan Dadiah ( Susu Kerbau ) dan Lepat Pisang serta poto bersama, tambah Hendri Nurka
BERITA19/02/2025 | Syahril Syahda
PIMPINAN BAZNAS SIJUNJUNG BERIKAN CERAMAH PEMBERANTASAN KEMISKINAN EKTRIM DAN PENCEGAHAN STUNTING
PIMPINAN BAZNAS SIJUNJUNG BERIKAN CERAMAH PEMBERANTASAN KEMISKINAN EKTRIM DAN PENCEGAHAN STUNTING
Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat Waka II Bidang Penyaluran Syahril Syahda, SH. memberikan ceramah tentang pemberantasan Kemiskinan Ektrim dan pncegahan Stunting dalam acara Pertemuan Pengerakan Kampung Keluarga Berencana tingkat Kecamatan Sijunjung pada hari Senen tanggal 17 Februari 2025 di UDP Kecamatan Sijunjung di Sijunjung Dihadapan Pengurus Kelompok Kerja ( Pokja ) Kampung KB Nagari Aiah Angek, Nagari Paru, Nagari Silokek dan Nagari Kandang Baru itu Syahril Syahda menyampaikan antara lain Agama Islam mempunyai Konsep yang matang dalam Pemerantasan Kemiskinan yaitu melalui pengumpulan Zakat, Infak dan sedekah (ZIS) dari pemeluk Agama Islam, dimana setelah terkumpul akan dibagikan secara cuma cuma kepada yang berhak menerimanya termasuk keluarga yang fakir dan Miskin serta penderita stunting yang disebabkan oleh kemiskinan dan kekurang mampuan materil Arinya kegiatan ini adalah mengumpul ZIS dari kita oleh amil dan disalurkan kepada pihak pihak yang patut untuk menerimanya ya kita juga, jadi konsep Islam dalam pemberantasan kemiskinan dan stunting dari kita, oleh kita dan untuk kita pula manfaatnya, dan orang yang memberi akan mendapat imbalan pahala dari Allah semesta Alam Mengumpul dan membagi ZIS itulah yang menjadi tugas yang diberikan oleh Negara RI melalui UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat kepada Baznas secara bertingkat, mulai tingkat Nasional, Tingkat Propinsi sampai pada tingkat Kabupaten/ Kota se Wilauah Negara Republik Indonesia Dalam rangka memberantas kemiskinan dan pencegahan stunting Baznas Kabupaten Sijunjung tahun 2025 memiliki 5 program pokok yang terdiri dari Pertama Bidang Ekonomi, Kedua Bidang Pendidikan, Ketiga Bidang Kesehatan, Keempat bidang Dakwah dan kelima bidang Kemanusiaan yang merupakan penyaluran dari dana ZIS yang kami kumpulkan Di bahagian akhir dari cermahnya Syahril Syahda mengajak kader Kampung KB tersebut untuk bersama sama kita melaksanakan konsep ekonomi Agam Islam ini melalui pembayaran Zakat, Infak dan sedekah ke Baznas Kabupaten Sijunjung agar dapat kita laksanakan usaha memberantas kemiskinan dan stunting di daerah Kabupaten Sijunjung ini Menurut Gita Frolina Sari, A.Md. Penyuluh KB Kecamatan Sijunjung yang juga panitia pelaksanan kegiatan ini Pertemuan Penggerak Kampung KB tingkat Kecamatan Sijunjung ini bertujuan untuk mengoptimalkan kegiatan Pengurus Pokja Kampung KB Nagari guna mencapai Program Bangga Kencana ( Quick Wins ) Kemenrian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga /BKKBN Ikut memberikan ceramah pada kesempatan itu Rose Handayani dari DPC. IPeKB Kabupaten Sijunjung dengan materi Pencatatan dan Pelaporan ( Website Kampung KB ) dan tugas Pokja Kampung KB. dan Endang Sulistyo Wati, SH. Kasie PPM Kecamatan Sijunjung dengan materi Penguatan Kampung KB Kegiatan Perteman penggerakan Kampung KB tingkat Kecamatan Sijunjung ini telah berjalan dengan baik lancar sesuai rencana dan telah dihadiri lengkap dari pengurus Pokja Kampung KB yang kami undang, tambah Gita Frolina Sari
BERITA19/02/2025 | Syahril Syahda
KETUA BAZNAS PROPINSI SUMATERA BARAT KUNJUNGI BAZNAS SIJUNJUNG
KETUA BAZNAS PROPINSI SUMATERA BARAT KUNJUNGI BAZNAS SIJUNJUNG
Dalam rangka meningkatkan hubungan Silaturrahmi antar sesama Pimpinan BAZNAS, Ketua BAZNAS Propinsi Sumatera Barat DR. Buhari, MA. pada hari Senen tanggal 17 Februari 2025 datang berkunjung ke Kantor Baznas Kabupaten Sijunjung di Muaro Sijunjung, demikian disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sijunjung melalui Waka II Syahril Syahda, SH. Ketua BAZNAS Propinsi Sumbar yang didampingi oleh Waka IV Drs. Norman Agus dan Sekretaris Stevenson itu di Kantor Baznas Kabupaten Sijunjung disambut hangat oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Sijunjung yang terdiri dari Ketua H. Hidayatullah, Lc.M A. Waka I H. Darmawan, SH. dan Waka II Syahril Syahda, SH. Kapel Mery Mulyadi dan sejumlah Amil pelaksana Pertemuan kedua pihak pimpinan BAZNAS Propinsi dan pimpinan Kabupaten itu berjalan dengan gembira dan ceria, penuh canda dan tawa serta diskusi ringan tentang pengelolaan zakat di Kabupaten Sijunjung serta menghubungkan dengan program BAZNAS Propinsi Sumatera Barat Seusai kegiatan makan siang dan makan otun ( ketan ) dan durian bersama, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan verifikasi faktual mendatangi rumah peserta seleksi calon siswa SCB Bogor tahun 2025 dimana di Kabupaten Sijunjung terdapat empat calon peserta yang terdiri dari Pertama Yulian Ahmad Alfarisi dan Najwa Hayatuzzakiyah di nagari Pematang Panjang kecamatan Sijunjung, Diego Febrio Dwi Putra di Jorong Pematang Salosa Nagari Muaro kecamatan Sijunjung dan Hisyam Alfalah Yanses Jorong Bungo Nagari Palaluar kecamatan Koto VII Ketua BAZNAS Propinsi DR.Buchari, MA.dan Waka IV Drs. Nurman Agus mendapat kesan yang baik dan menggembirakan selama berada di Sijunjung dan di Kantor Baznas Kabupaten Sijunjung, semoga semua kegiatan positif yang telah dilaksanakan agar terus berlanjut dan ditingkatkan di masa datang oleh Pimpinan dan Amil pelaksana di BAZNAS Kabupaten Sijunjung tandas DR. Buhari, MA.
BERITA17/02/2025 | Syahril Syahda
BAZNAS SIJUNJUNG BANTU APRIZAL PENJUAL SATE TANAH BADANTUANG
BAZNAS SIJUNJUNG BANTU APRIZAL PENJUAL SATE TANAH BADANTUANG
Aprizal penjual sate di depan Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Ahmad Syafe'i Maarif di Tanah Badantung Jorong Ganting Nagari Sijunjung kecamatan Sijunjung mendapat bantuan modal usaha dari Baznas Kabupaten Sijunjung, demikian disampaikan oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat melalui Waka II Syahril Syahda, SH. yang didampingi Amil Pelaksana pendaya gunaan Han Aidi Akbar, A.Md. di Muaro Sijunjung Bantuan modal yang merupakan pelaksanaan program Baznas membina usaha kecil dalam usaha penjualan makanan dan minuman yang lebih dikenal dengan Program ZPOOD ( Zakat Makanan) senilai Total Rp. 6 Juta itu diserahkan langsung oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung Waka II Syahril Syahda, SH. yang didampingi oleh Waka I bidang Pengumpulan H.Darmawan, SH. di Kantor Baznas Kabupaten Sijunjung di Muaro Sijunjung pada hari Jum'at tanggal 14 Februari 2025 Menurut Amil Pelaksana Pendaya Gunaan Han Aidi Akbar, A.Md. Aprizal alias Ap ( 32 Tahun) adalah warga Jorong Kampung Berlian Nagari Sijunjung beristrikan Susi Susanti ( 31 Tahun ) orang Solok dan memiliki dua orang anak perempuan telah membuka usaha penjualan sate sejak beberapa tahun lalu yang berlokasi di depan RSUD Ahmad Syafe'i Maarif Tanah Bedantung suatu kawasan yang cukup baik untuk berjualan makanan di daerah tersebut Bantuan modal yang diberikan kepada Aprizal sebesar Rp 6 Juta itu adalah untuk pembelian gerobak sate yang baru dan pembelian bahan-bahan untuk pembuatan sate itu merupakan penyaluran dana zakat yang dihimpiun oleh Baznas Kabupaten Sijunjung dalam bulan Januari 2025 Selain pemberian bantuan modal usaha untuk pedagang kecil seperti Aprizal penjual sate di Tanah Bedantung ini Baznas Kabupaten Sijunjung juga telah mengalokasikan sejumlah Dana Zakat, Infak dan sedekah yang disalurkan melalui 5 program Utama Baznas Kabupaten Sijunjung meliputi Pertama Bidang Kemanusiaan, Kedua Bidang Kesehatan, ketiga Bidang Pendidikan, Keempat bidang perekonomian,kelima bidang Keagamaan Kita berharap dengan dukungan dana yang cukup dan penyaluran dana melalui Lima program pokok Baznas tersebut akan dapat membantu masyarakat miskin dan kurang mampu di daerah Kabupaten Sijunjung memenuhi kebutuhannya dan sekaligus akan meningkat derajat kehidupannya, tambah Han Aidi Akbar,A.Md. Aprizal yang didampingi Istrinya Susi Susanti menyampaikan rasa Syukurnya kepada Allah dan berterima kasih kepada Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung yang telah mengabulkan permohonanya untuk menamba modal usahanya, sehingga dengan adanya penambahan modal usaha ini, akan dapat meningkatkan usaha penjualan satenya di masa datang, tandas Aprizal
BERITA14/02/2025 | Syahril Syahda
BAZNAS SIJUNJUNG SALURKAN DANA ZAKAT BANTU USAHA BAKSO BAKAR DI AIR AMO
BAZNAS SIJUNJUNG SALURKAN DANA ZAKAT BANTU USAHA BAKSO BAKAR DI AIR AMO
Guna membantu warga kurang mampu dalam melaksanakan usahanya Baznas Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat menyalurkan dana zakat sebesar Rp. 5.000.000,- ( Lima juta rupiah ) kepada Wani Herlina Nopemri ( 24 tahun ) jualan Bakso Bakar di Jorong Guguk Tinggi Nagari Air Amo Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung, demikian disampaikan oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung melalui Waka II Bidang penyaluran Syahril Syahda, SH. yang didampingi oleh Han Aidi Akbar, A.Md. di Muaro Sijunjung Dana Zakat untuk bantuan usaha Bakso Bakar di Air Amo itu di serahkan oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung Waka I Bidang Pengumpulan H. Darmawan, SH. yang didampingi oleh Waka II Bidang Penyaluran Syahril Syahda dan Amil pelaksana Han Aidi Akbar kepada Wani Herlina Nopemri pada hari Kamis tanggal 13 Februari 2025 di Kantor Baznas Kabupaten Sijujung di Muaro Sijunjung Lebih lanjut Amil Pelaksana penyaluran Han Aidi Akbar A.Md. menjelaskan bahwa Wani Herlina Nopembri adalah janda memiliki anak satu dalam kondisi kurang mampu ekonominya yang yang melaksanakan usaha Bakso Bakar di rumahnya di Jorong Guguk Tinggi Nagari Air Amo Kecamatan Kamang Baru Dalam rangka untuk memantapkan usaha bakso bakarnya berupa perbaikan tempat usaha dan penambahan modal usaha maka Wani Herlina melalui Wali Nagari dan UPZ Nagari Aia Amo memohon bantuan modal usaha kepada Baznas Kabupaten Sijunjung dan karena usulannya telah memenuhi syarat dan sesuai dengan program kerja Baznas Kabupaten Sijunjung maka kami salurkan dana zakat untuk membantu usaha ekonomi lemah ini Pada kesempatan penyerahan batuan modal tersebut Waka II Syahril Syahda, SH. selain menjelaskan wewenang Baznas dalam mengelola Zakat Infak Sedekah ( ZIS ) berupa mengumpulkan dan membagikan ZIS kepada yang berhak menerimanya, juga menyampaikan bahwa kebaikan kita memeluk agama Islam, dimana agama Islam tidak hanya mengatur tentang perkawinan dan urusan kematian saja, tapi lebih dari pada mempunyai konsep yang matang dalam memantapkan ekonomi masyarakat antara lain penyaluran ZIS untuk memperkuat usaha ekonomi lemah seperti usaha Bakso Bakarnya Wani Herlina Nopemri ini Baznas Kabupaten Sijunjung terus akan meningkatkan penyaluran dana ZIS untuk bantuan modal bagi usaha ekonomi tahun 2025 ini disamping kegiatan lain yang meliputi 5 kegiatan pokok yaitu Pertama Kemanusian, Kedua Pendidikan, Ketiga Kesehatan, keempat Perekonomian dan Kelima Dakwa dan Advokasi, tambah Han Aidi Akbar
BERITA13/02/2025 | Syahril Syahda
BAZNAS SIJUNJUNG FASILITASI CALON SISWA SCB TAHUN 2025
BAZNAS SIJUNJUNG FASILITASI CALON SISWA SCB TAHUN 2025
Guna menyukseskan pelaksanaan tes Akademik bagi calon siswa Sekolah Cendekia Baznas ( SCB ) Baznas Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan memfasilitasi pelaksanaan Tes Akademi Calon Siswa SCB tahun 2025 di Kantor Baznas Kabupaten Sijunjung di Muaro Sijunjung pada tanggal 2 Februari 2025 Kegiatan memfasilitasi pelaksanaan tes akademik ini di pimpin langsung Kepala Pelaksana ( Kapel ) Mery Mulyadi, S.Pdi. yang beranggotakan pelaksana Amil Han Aidi Akbar, A.Md. dan Sasa Putri dan didampingi oleh Pimpinan Baznas Waka II bidang Penyaluran Syahril Syahda, SH. Menurut Kapel Mery Mulyadi, S.Pd. fasilitas yang diberikan kepada peserta tes akademik calon SCB tersebut meliputi penyediaan tempat kegiatan, penyediaan laptop, pendampingan jaringan internet ( WIFI ) dan pemberian snak dan pemberian makan siang Tes bagi akademik calon siswa SCB tahun 2025 ini dilaksanakan oleh Panitia penerimaan siswa SCB Pusat di Bogor yang dilaksanakan secara Onlne dan serentak secara Nasional meliputi materi Tes Pengetahuan Agama Islam (PAI), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) , Matematika ( MTK ) dan Bahasa Indonesia mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB Untuk Kabupaten Sijunjung tahun ini diikuti oleh 4 orang peserta yang terdiri dari Hisyam Alfalah Yanses dari SD IT Altahfiz Alhikmah Aur Gading Kecamatan Koto VII, Yulian Ahmad Alfarizi dari SDN 23 Pematang Panjang Kecamatan Sijunjung, Najwa Hayatuzzakiah dari SDN 23 Pematang Panjang Kecamatan Sijunjung, Diegi Febrio Dwi Putra dari SDN 3 Muaro Kecamatan Sijunjung Sejak tahun 2018 Baznas Kabupaten Sijunjung terus mengikutkan para calon siswa SCB yang berasal dari keluarga tidak mampu se Kabupaten Sijunjung dimana sampai sekarang telah 7 orang (5 orang Wanita dan 2 orang Pria ) mengikuti pendidikan di SCB Bogor yaitu tingkat SMP dan SMA selama 6 tahun yang dibiayai sepenuhnya oleh Baznas RI, berangkat diantar dan pulang di layani oleh Baznas secara berjenjang melalui Baznas RI, Baznas Propinsi dan Baznas Kabupaten dan Kota Kita berharap melalui pendidikan gratis selama 6 tahun di SCB Baznas Bogor ini atau di biayai sepenuh hati oleh Baznas ini para generasi muda Kabupaten Sijunjung dari keluarga tidak mampu dapat mengikuti pendidikan yang cukup baik di Bogor, dan semoga akan melahirkan generasi muda yang pintar, cerdas dan soleh dan soleha Seleksi calon siswa SCB ini akan berlangsung melalui Tes Akademik, Verifikasi Paktual Psikotes dan wawancara yang dilaksanakan oleh Panitia Penerimaan calon siswa SCB Pusat, dan bagi yang lulus seleksi akan masuk belajar di bulan Juni tahun 2025 ini, tambah Mery Mulyadi
BERITA02/02/2025 | Syahril Syahda
HAMPIR 1,5 M BAZNAZ SIJUNJUNG SALURKAN DANA ZAKAT DAN INFAk UNTUK PROGRAM KESEHATAN
HAMPIR 1,5 M BAZNAZ SIJUNJUNG SALURKAN DANA ZAKAT DAN INFAk UNTUK PROGRAM KESEHATAN
Selama tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat telah menyalurkan hampir 1,5 M dana zakat dan dana infak untuk program bidang Kesehatan, demikian disampaikan oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung melalui Waka II bidang Penyaluran Syahril Syahda, SH. didampingi Amil Pelaksana Sasa Putri, SH di Muaro Sijunjung Dikatakan oleh Syahril Syahda bahwa untuk melayani Mustahik dalam memenuhi kebutuhannya di bidang kesehatan telah di salurkan Dana Sebesar Rp. 1.498.480.725,- ( Satu Milyar empat ratus sembilan puluh delapan juta empat ratus delapan puluh ribu tujuh ratus dua puluh lima rupiah ) yaitu hampir mencapai 1,5 Milyar yang terdiri dari Dana Zakat sebesar Rp. 1.297.581.362,- ( Satu Milyar dua ratus sembilan puluh tujuh juta lima ratus delapan puluh satu ribu tiga ratus enam puluh dua rupiah) dan dana Infak sebesar Rp. 200.899.363,- (Dua Ratus juta delapan ratus sembilan puluh sembilan ribu tiga ratus enam puluh tiga rupiah) Lebih lanjut di jelaskan oleh Amil Pelaksana penyaluran Sasa Putri, SH. bahwa Dana Zakat sebesar Rp. 1.498.480.725,- di salurkan pertama untuk membantu membayar premi dan melunasi tunggapan BPJS sejumlah 8.925 orang Mustahik sebesar Rp. 580.186.500,- kedua untuk membantu pembayaran hutang berobat 23 orang Mustahik sebesar Rp.75.930.891,- ketiga membantu 30 orang Mustahik membayar biaya berobat sebesar Rp. 84.183.971,- keempat membantu 14 orang Mustahik untuk biaya pendampingan berobat sebesar Rp.24.000.000,-, kelima untuk membayar iuran BPJS 8.888 orang warga kurang mampu bulan Nopember dan Desember 2024 sebesar Rp. 533.280.000,- Sementara itu dana infak sebesar Rp. 200.899.363,- ( Dua ratus juta delapan ratus sembilan puluh sembilan ribu tiga ratus enam puluh tiga rupiah) digunakan untuk bantuan pembelian alat kesehatan untuk 4 orang Mustahik seperti pembelian kursi roda, tangan palsu dan tabung oksigen sebesar Rp. 12.141.658,- dan untuk bantuan program sanitasi pemberantasan stunting bagi 22 orang Mustahik yaitu pembuatan 22 buah jamban sehat sebesar Rp. 121.000.000,- serta layanan dan pemeliharaan Ambulance melayani 75 orang Mustahik sebesar Rp. 67.757.705,_ dimana pelayanan Ambulans diberikan kepada Mustahik secara gratis Program bidang Kesehatan dalam berbagai pelayanan kesehatan bagi para mustahik adalah bagian dari bentuk kegiatan penyaluran ZIS oleh BAZNAS Kabupaten Sijunjung Ditambah Sasa Putri
BERITA27/01/2025 | Syahril Syahda
BANTU MAHASISWA TIDAK MAMPU BAZNAS SIJUNJUNG SALURKAN 400 JUTA LEBIH DANA ZAKAT
BANTU MAHASISWA TIDAK MAMPU BAZNAS SIJUNJUNG SALURKAN 400 JUTA LEBIH DANA ZAKAT
Guna membantu biaya kuliah mahasiswa dari keluarga kurang mampu Kabupaten Sijunjung selama tahun 2024 Baznas Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatera Barat telah menyalurkan dana zakat menjacapai 400 juta lebih, demikian disampaikan oleh Ketua Baznas Kabupaten Sijunjung H.Hidayatullah, Lc. MA. yang didampingi oleh Waka II bidang Penyaluran Syahril Syahda, SH. dan Amil Pelaksana Han Aidi Akbar, A.Md. di Muaro Sijunjung Lebih lanjut dijelaskan oleh Waka II bidang Penyaluran Syahril Syahda, SH. bahwa selama tahun 2024 telah di salurkan kepada 168 orang mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu se Kabupaten Sijunjung dengan menggunakan Dana Zakat sebesar Rp. 409.843.000,-(Empat ratus sembilan juta, delapan ratus empat puluh tiga ribu rupiah) Menurut Amil Pelaksana bidang penyaluran Baznas Kabupaten Sijunjung Han Aidi Akbar, A.Md. bea siswa sebesar Empat ratus sembilan juta lebih itu di salurkan kepada 5 kelompok mahasiswa sebagai berikut : Pertama kepada kelompok mahasiswa yang berkuliah di dalam wiayah Kabupaten Sijunjung sejumlah 16 orang dengan jumlah bantuan semuanya sebesar Rp. 25.450.000,- ( Dua puluh lima juta, empat ratus lima puluh ribu rupiah) Kelompok kedua kepada 118 orang mahasiswa yang berkuliah di luar Kabupaten Sijunjung dalam Propinsi Sumatera Barat dengan bantuan biaya kuliah semuanya sebesar Rp. 213.868.000,- (Dua Ratus tiga belas juta, delapan ratus enam puluh delapan ribu rupiah) Kelompok ketiga adalah 7 orang mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di luar Propinsi Sumatera Barat dengan jumlah bantuan semuanya berjumla sebesar Rp. 14.825.000,- ( Empat belas juta delapan ratus dua puluh lima ribu rupiah ) dan kelompok keempat adalah 9 orang mahasiswa yang sedang berkuliah di luar Negeri dengan jumlah bantuan semuanya sebesar Rp. 46. 500.000,- ( Empat puluh enam juta lima ratus ribu rupiah ) Kelompok kelima adalah kelompok khusus bantuan bea siswa bagi keluarga yang kurang mampu yang sedang menuntut ilmu untuk persiapan kader ulama dan kader pengembangan pengelolaan zakat dalam Program Khusus Baznas Kabupaten Sijunjung yang di sebut Bea Siswa SANASSIB ( SATU NAGARI SATU SARJANA SATU SANTRI BINAAN BAZNAS) di mana dalam program ini Mahasiswa dan santri tersebut di bantu biaya sekolahnya sampai program studynya selesai Untuk bea siswa SANASSIB ini dalam tahun 2024 ini telah disalurkan dana zakat sebesar Rp. 109.200.000,- ( Seratus sembilan juta dua ratus ribu rupiah) yang terdiri dari untuk kelompok mahasiswa sebanyak 12 orang dengan bea siswa semuanya berjumlah Rp. 74.700.000,- ( Tujuh puluh empat juta , tujuh ratus ribu rupiah ) dan untuk kelompok santrinya berjumlah 6 orang dengan bea siswa semuanya berjumlah Rp. 34. 500.000,- ( Tiga puluh empat juta ,lima ratus ribu rupiah ) Kita berharap dengan adanya bea siswa dari dana zakat ini dapat membantu para mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu di Kabupaten Sijunjung ini guna kelancaran program studi mereka sehingga akan dapat melahir para sarjana baru di daerah ini serta dapat meningkatkan kwalitas generasi muda Kabupaten Sijunjung di masa datang, tandas Han Aidi Akbar, A.Md.
BERITA20/01/2025 | Syahril Syahda
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Sijunjung.

Lihat Daftar Rekening →