WhatsApp Icon

UPZ Bodi Chaniago Tongah Jadi Model Zakat Berbasis Kaum Pertama di Sijunjung

23/09/2026  |  Penulis: Lindo Karsyah, S.S, M.IP

Bagikan:URL telah tercopy
UPZ Bodi Chaniago Tongah Jadi Model Zakat Berbasis Kaum Pertama di Sijunjung

Dokumentasi BAZNAS KABUPATEN SIJUNJUNG

SIJUNJUNG - Sejarah baru pengelolaan zakat di Minangkabau tercipta. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung resmi mengukuhkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kaum Bodi Chaniago Tongah, Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung, Selasa (22/9/2026) malam di Rumah Gadang kaum tersebut.

Pengukuhan ini menjadi istimewa karena merupakan UPZ pertama di Sumatera Barat bahkan di Minangkabau yang berbasis kaum, yang notabene adalah komunitas adat terkecil dan terkuat dalam struktur sosial Minangkabau.

Plh.Ketua BAZNAS Kabupaten Sijunjung, Lindo Karsyah dalam sambutannya menegaskan, ini adalah wujud nyata dari misi BAZNAS yaitu memaksimalkan pendistribusian dan pendayagunaan ZIS-DSKL untuk mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan umat, dan mengurangi kesenjangan sosial.

"Selama ini zakat dikumpulkan di instansi. Malam ini kita kembalikan zakat ke rumah asalnya, ke Rumah Gadang. Kaum adalah yang paling tahu siapa kemenakannya yang lapar, siapa yang tidak punya baju sekolah, siapa yang terancam putus kuliah karena UKT," ujarnya di hadapan Niniak Mamak dan anak kemenakan yang hadir.

Nantinya, UPZ Kaum Bodi Chaniago Tongah ini akan bertugas menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari seluruh anak kemenakan yang telah mampu, khususnya dari hasil pertanian dan perdagangan. Dana yang terkumpul kemudian didistribusikan kembali secara terarah dan terorganisir kepada mustahik di dalam kaum itu sendiri, dengan tetap berkolaborasi dan di bawah pembinaan BAZNAS Kabupaten Sijunjung.

Dengan pola ini, pengelolaan zakat menjadi lebih tepat sasaran. Persoalan kemustahikan yang ada di kaum dapat dimaksimalkan penyelesaiannya dari dalam kaum itu sendiri.

Tokoh Kaum Bodi Chaniago Tongah yang juga Komisioner KPU  Kabupaten Sijunjung, Bayu Agung Perdana, S.IP yang menjadi inisiator gerakan ini menyambut baik pengukuhan tersebut. Ia menyebut ini adalah kearifan lokal Minangkabau dalam menyelesaikan persoalan.

"Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah. Dulu kalau ada kemenakan susah, kita ba-urunan. Kini dengan UPZ ini, urunannya jadi terorganisir, tercatat, dan sesuai syariat. Ini bukan soal uang saja, tapi soal marwah kaum," kata Bayu.

Adapun program prioritas bersama antara BAZNAS Sijunjung dan UPZ Kaum Bodi Chaniago Tongah adalah menjawab persoalan-persoalan darurat yang sering terjadi di kaum, yakni:

1. Darurat Pangan dan Sandang

2. Darurat Pendidikan (Uang sekolah dan UKT mahasiswa)

3. Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) untuk keluarga kaum yang tidak mampu

Pengukuhan UPZ berbasis kaum ini diharapkan menjadi model percontohan (role model) bagi kaum-kaum lain di Kabupaten Sijunjung dan di seluruh Minangkabau, bahwa penanggulangan kemiskinan yang paling efektif adalah yang lahir dari Rumah Gadang itu sendiri. **

 

 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Sijunjung.

Lihat Daftar Rekening →